Realitarakyat.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) membagi zona kampanye rapat umum atau kampanye terbuka, yang terbagi menjadi Zona A, Zona B, dan Zona C, untuk peserta Pemilu Serentak 2024 melalui undian.
“Sebagaimana yang kami sampaikan dan dikeluarkan dalam bentuk surat keputusan KPU, bahwa untuk pembagian zona kampanye rapat umum disepakati beberapa hal pada saat itu. Yang pertama, memang pasti akan dibagi berdasarkan prinsip pengundian,” kata anggota KPU RI August Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (19/1).
Kemudian, partai politik peserta Pemilu 2024 akan mengikuti kampanye terbuka pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung sesuai dengan pengundian zona.
“Yang kedua, partai politik pengusung akan mengikuti pasangan calon,” tambah Mellaz.
Meski demikian, ada pengecualian kampanye terbuka bagi empat partai politik, yaitu Partai Gelora, Partai Ummat, Partai Buruh, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
“Yang jelas, sekarang posisinya tentu sebagai keputusan itu yang akan dijalankan,” ujarnya.
Sebelumnya, Minggu (14/1), KPU telah menetapkan pelaksanaan kampanye rapat umum untuk peserta Pemilu Serentak 2024 dibagi menjadi tiga zona.
Pembagian zona tersebut merupakan hasil dari rapat koordinasi yang disepakati oleh seluruh parpol peserta Pemilu 2024 dan tim pemenangan pasangan calon nomor urut 1, 2, dan 3.
Pembagian tiga zona tersebut disesuaikan secara proporsional dengan jumlah provinsi di Indonesia sesuai zona waktunya. Dengan pembagian zona tersebut, maka masing-masing pasangan calon akan berkampanye terbuka di zona berbeda setiap harinya.
KPU bersama peserta Pemilu 2024 juga telah sepakat bahwa kampanye rapat umum untuk partai politik, pembagian zonanya akan mengikuti jadwal kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung.
Kampanye rapat umum Pemilu 2024 akan berlangsung selama 21 hari, mulai 21 Januari sampai 10 Februari.
KPU RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.[prs]







