Realitarakyat.com – Mobilitas kendaran pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Banten terpantau ramai lancar pada Minggu (7/4) dini hari atau puncak arus mudik Lebaran 2024.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 00.00 WIB sampai dengan 05.30 WIB, kendaraan roda empat, bus, dan truk logistik yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Merak terlihat memadati area Pelabuhan Bakauheni.
Begitu pun suasana di kantong parkir di dermaga eksekutif dan reguler juga tampak ramai dipadati kendaraan pemudik.
Terpantau ratusan pemudik dengan kendaraan roda empat memadati Pelabuhan Bakauheni untuk menunggu antrean naik ke geladak kapal.
Kendaraan pemudik didominasi oleh plat Sumatera. Namun, terlihat juga beberapa plat daerah Jawa seperti B, A, dan D, dan F.
Meskipun terjadi kepadatan kendaraan roda empat di kantong parkir dermaga eksekutif dan reguler, namun tidak menimbulkan kemacetan yang panjang dan antrean berjalan lancar.
Aris salah satu pemudik dari Bandarlampung mengatakan dirinya bersama keluarga memilih untuk melakukan perjalanan mudik pada malam hari untuk menghindari kemacetan di area pelabuhan.
“Dari Bandarlampung mau ke Pati, Jawa Tengah, sengaja ngambil perjalanan malam ini untuk menghindari kemacetan parah di pelabuhan,” katanya.
General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Rudi Sunarko, di Bakauheni, Minggu, mengatakan, berdasarkan data jumlah penumpang kapal yang menggunakan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni mencapai 3.967 unit.
Pihaknya memastikan kesiapan armada kapal untuk melayani penumpang pada periode angkutan Lebaran 2024.
PT ASDP juga menyiapkan berbagai fasilitas pelabuhan dan kapal guna memastikan kenyamanan penumpang pada mudik Lebaran 2024.
Rudi Sunarko mengimbau kepada para pengguna jasa penyeberangan agar dapat membeli tiket dari jauh hari. “Kami mengimbau untuk calon pemudik dari Sumatera ke Jawa yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari,” kata dia.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberlakukan ketentuan baru pembelian tiket online kapal feri sejak 11 Desember 2023.
Sementara, sejumlah pemudik yang belum memiliki tiket penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Bakahueni dan sudah berada di buffer zone dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.
Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, pemudik yang sudah berada di buffer zone namun belum memiliki tiket untuk menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni akan tetap dilayani.
“Secara resmi tiket sudah habis. Kami dengan pemda, ASDP dan pengelola pelabuhan sepakat pemudik yang sudah berjalan dan sementara ini sudah berada di buffer zone dan belum memiliki tiket kita berikan pelayanan untuk penjualan tiketnya,” katanya.
Meski demikian, untuk keberangkatan tidak melalui Pelabuhan Merak tapi melalui Pelabuhan Ciwandan yang kondisinya diinformasikan sudah landai dan kondusif.
“Untuk mengakomodir masyarakat yang sudah terlanjur berada di buffer zone maka kami memberikan pelayanan untuk penjualan tiket khusus di Pelabuhan Ciwandan, karena tadi informasi Pelabuhan Ciwandan sudah landai kondusif, sudah bisa ditampung untuk kendaraan roda empat,” katanya.
Penjualan tiket hanya akan diperuntukkan bagi pengendara mobil pribadi, sedangkan untuk bus dan truk sudah tidak bisa lagi melakukan pemesanan tiket.
“Antisipasi calo tiket dari ASDP sendiri langsung meng-take over sistem penjualan tiket secara manual, ini semuanya sudah di penjualannya harus di konter-konter ASDP yang sudah disiapkan seperti di rest area dan buffer zone,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang berangkat dari rumah untuk tidak berangkat terlebih dulu sebelum membeli tiket karena dikhawatirkan akan kesulitan untuk mendapatkan tiket.
“Kalau tidak begitu akan kesulitan lagi untuk mendapatkan tiket, ini hanya kita menyisakan tiket untuk pemudik yang sudah terlanjur berada di buffer zone,” katanya.
Kurang lebih sebanyak 200 tiket telah disiapkan oleh ASDP untuk tahap awal bagi roda empat yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Ciwandan.
“Kebijakan ini mulai dari malam ini saja kita sepakati, jadi malam ini saja, besok kita akan evaluasi lagi persoalan seperti ini,” katanya.







