News  

Menteri Budi Arie Tegaskan Tak Ada Kebocoran Data Akibat Serangan Siber Ransomware

budi arie benny
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi. //Net

Realitarakyat.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut tidak ada indikasi kebocoran data imbas gangguan serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya.

“Tadi hasil rapat dengan Komisi I tidak ada indikasi dan belum ada bukti terjadinya kebocoran data,” kata Budi Arie di Jakarta, Kamis 27 Juni 2024 malam.

Budi Arie mengatakan upaya pemulihan PDNS 2 masih terus dilakukan yang ditargetkan tuntas pada pertengahan Agustus 2024.

Sementara itu, Direktur Network dan IT Solution Telkom Indonesia Herlan Wijarnako menjelaskan bahwa data tertahan di PDNS 2 akibat adanya serangan siber yang menyebabkan gangguan tidak akan bisa disalahgunakan oleh pembuat ransomware karena aksesnya telah diisolasi.

Herlan menyebut isolasi di sistem PDNS 2 membuat data tersebut tidak dapat diakses sama sekali.

Herlan menjelaskan langkah teknis isolasi pada PDNS 2 membuat data-data yang berada di dalamnya tidak bisa lagi digunakan sehingga data-data tersebut tentunya tidak bisa dicadangkan.

Meski begitu untuk beberapa layanan yang krusial, dengan memanfaatkan PDNS 1 di Serpong, Tangerang Selatan dan pusat data cadangan di Batam, Kepulauan Riau pemerintah berupaya melakukan pemulihan dengan data terbatas yang ada di kedua pusat data itu.

Herlan menegaskan data yang sudah terkena ransomware memang tidak bisa dipulihkan, sehingga menggunakan sumber daya yang masih ada.***