KKP Tegaskan Ekspor Sektor Perikanan Indonesia Alami Surplus dalam Lima Tahun Terakhir

KKP Tegaskan Ekspor Sektor Perikanan Indonesia Alami Surplus dalam Lima Tahun Terakhir
Ikan (pixabay)

Realitarakyat.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan ekspor sektor perikanan Indonesia dalam lima tahun belakangan ini mengalami surplus.

Surplus ekspor sektor perikanan Indonesia tersebut disampaikan Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Ishartini.

Ia mengatakan, secara tahun ke tahun hasil ekspor perikanan Indonesia fluktuatif, terapi masih dalam posisi yang positif. Ia mencontohkan, pada 2023, ekspor perikanan Indonesia menembus 5,63 miliar dolar AS atau sekitar (kurs 1 dolar AS = Rp15.614).

“Kita lihat dari tren, dari 5 tahun terakhir, paling tinggi adalah di tahun 2022 kita tembus 6,2 miliar dolar AS. Di tahun 2023 mencapai 5,63 miliar dolar AS,” kata Ishartini, Kamis 24 Oktober 2024.

Tren ekspor perikanan tersebut didominasi oleh komoditas udang, tuna, tongkol, cakalang, cumi, sotong, dan gurita. Sementara untuk sektor impor, Indonesia, ungkap Ishartini, sangat minim melakukan pengimporan perikanan.

Impor perikanan ke Indonesia dijelaskannya, hanya berada di angka 0,65 persen. Minimnya angka ini dikarenakan hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Jadi, kita neracanya adalah surplus. Karena import kita hanya 0,7-0,65 persen, kecil. Itu pun hanya untuk memenuhi pasar-pasar,” ujarnya.***