Budiman Sudjatmiko Bantah Masuk Bursa Reshuffle Kabinet

Budiman Sudjatmiko Bantah Masuk Bursa Reshuffle Kabinet
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko/Net

Realitarakat.com – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko membantah kabar dirinya masuk dalam bursa perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih.

Ia menegaskan hingga saat ini masih fokus mengurus lembaga yang dipimpinnya.

Budiman mengaku tidak mengetahui asal mula namanya disebut-sebut sebagai calon wakil menteri.

Menurutnya, isu itu tidak pernah dibicarakan dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya kurang tahu, tidak ada pembicaraan itu. Tadi bertemu dengan Bapak Presiden pun tidak menyinggung. Jadi saya tidak tahu sama sekali,” kata Budiman di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/9).

Ia menegaskan kedatangannya ke Istana bukan untuk membicarakan reshuffle, melainkan menghadiri undangan Presiden dalam pertemuan bersama tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB).

Sebelumnya, beredar kabar Budiman bersama enam nama lain akan dilantik Presiden untuk mengisi kursi menteri dan wakil menteri yang kosong, termasuk Menko Polkam, Menpora, hingga Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Namun, Budiman membantah informasi tersebut.

“Tidak ada penugasan baru. Saya masih mengurus BP Taskin. Soal reshuffle itu di luar kapasitas saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budiman mengungkapkan kinerja BP Taskin saat ini tengah dievaluasi.

Lembaga tersebut telah menyerahkan laporan rencana induk percepatan pengentasan kemiskinan kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan kini menunggu tindak lanjut.

“Yang utama tugas kami tetap fokus pada percepatan pengentasan kemiskinan,” katanya.[prs]