Realitarakyat.com – Sekretaris Jenderal DPP Projo, Handoko, menegaskan bahwa polemik seputar proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) tidak akan mengganggu hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Menurutnya, isu tersebut justru ditangani secara serius oleh Prabowo dengan menginstruksikan jajarannya untuk mencari solusi menyeluruh.
“Saya yakin tidak akan berdampak buruk. Bahkan saya lihat Pak Prabowo sudah meminta timnya untuk menyusun langkah-langkah komprehensif dalam menyelesaikan persoalan Whoosh,” ujar Handoko saat ditemui di Jakarta, Minggu (2/11/2025).
Handoko juga mendukung pandangan Presiden Jokowi yang menyebut bahwa pembangunan transportasi massal seperti Whoosh tidak bisa dinilai hanya dari sisi finansial. Ia menekankan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya membangun fondasi teknologi dan infrastruktur modern bagi Indonesia.
“Pembangunan seperti ini harus dilihat sebagai lompatan besar. Tidak banyak negara yang punya kereta cepat. Bahkan Amerika Serikat pun belum berhasil mewujudkannya,” kata Handoko.
Proyek Whoosh kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggelembungan anggaran. Mahfud MD, dalam sebuah wawancara di Kompas TV, menyebut bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkesan enggan menyelidiki kasus tersebut.
“Dugaan saya, KPK takut. Entah takut pada siapa,” ujar Mahfud, Selasa (28/10/2025).
Dalam video yang diunggah ke kanal YouTube-nya pada 14 Oktober 2025, Mahfud membandingkan biaya pembangunan per kilometer kereta cepat di Indonesia yang mencapai 52 juta dolar AS, jauh lebih tinggi dibandingkan China yang hanya sekitar 17–18 juta dolar AS.
Solusi dan Komitmen Pemerintah
Handoko menilai bahwa langkah Prabowo untuk mencari solusi atas utang proyek Whoosh, termasuk bunga tahunan yang ditaksir mencapai Rp2 triliun, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ini secara bertanggung jawab.
“Yang penting sekarang adalah bagaimana kita menyikapi ini dengan bijak dan tetap mendukung pembangunan nasional,” tutup Handoko.(Din)







