Dukung Swasembada Gula 2026, DPR Minta Industri Maksimalkan Serapan Tebu

Dukung Swasembada Gula 2026, DPR Minta Industri Maksimalkan Serapan Tebu
Ketua Komisi VI DPR RI, Hj. Anggia Erna Rini, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo, Kabupaten Kediri, Sabtu (6/6/2026). //net

Realitarakyat.com — Komisi VI DPR RI mendesak pabrik gula di dalam negeri untuk mengoptimalkan penyerapan hasil panen tebu petani guna mendongkrak produktivitas gula nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erna Rini, saat meninjau proses produksi di Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (7/6).

nggia menegaskan bahwa kemajuan industri gula domestik sangat bergantung pada sinergi antara performa pabrik dan kesejahteraan para petani tebu. Menurutnya, kapasitas pabrik yang prima akan berbanding lurus dengan tingginya daya serap bahan baku dari petani.

“Jika pabriknya bagus dan produktivitasnya tinggi, serapan tebu petani juga tinggi. Poinnya kami dari Komisi VI DPR RI mendukung industri gula dalam negeri,” ujar Anggia usai berdialog dengan manajemen PG Ngadirejo.

Ia juga mengapresiasi performa PG Ngadirejo yang dinilai meningkat pesat serta telah menyusun proyeksi matang untuk musim giling 2026. Pabrik ini ditargetkan beroperasi selama 200 hari dengan menggiling 11 juta kuintal tebu untuk menghasilkan 80 ribu ton gula.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN), Mahmudi, menyambut baik dukungan DPR RI terhadap tata niaga gula yang dinilai mampu memotivasi petani. Ia optimistis target swasembada gula nasional dapat tercapai pada akhir tahun ini, didukung oleh lonjakan produktivitas tebu di Jawa Timur yang naik 1,5 juta ton dibanding tahun lalu.

“Sampai saat ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu. Kami berharap PG Ngadiredjo menjadi pilar swasembada gula nasional,” pungkas Mahmudi. (*)