Realitarakyat.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa ia dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap memiliki hubungan yang sangat baik, di tengah isu kerenggangan relasi akibat kebijakan AS terhadap Iran.
Trump mengisyaratkan bahwa Israel akan mematuhi keputusan Washington terkait dinamika kawasan tersebut.
“Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Netanyahu tahu siapa bosnya,” ujar Trump dalam wawancara telepon singkat bersama Axios, merujuk pada pengaruh kepemimpinan Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026).
Trump juga mengonfirmasi rencana pertemuan tatap muka dalam waktu dekat atas permintaan Netanyahu di Gedung Putih. Pertemuan tersebut diperkirakan berlangsung setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki selesai digelar.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan kedua pemimpin telah berkomunikasi via telepon dan sepakat untuk bertemu di AS, meskipun jadwal pastinya kemungkinan baru terealisasi dalam beberapa pekan ke depan karena kendala waktu.
“Dalam percakapan mereka, Perdana Menteri menyampaikan bahwa Amerika Serikat merupakan penjamin kebebasan global dan Israel sangat menghargai hubungan erat antara kedua negara,” demikian bunyi pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri Israel.
Pertemuan mendatang akan menjadi momentum pertama kedua pemimpin sejak Februari lalu, saat Netanyahu memaparkan rencana operasi militer gabungan terhadap Iran. Agenda ini bergulir di tengah kekhawatiran Israel bahwa negosiasi diplomatik Washington dengan Teheran berpotensi merugikan kepentingan keamanan nasional mereka.
Sebelumnya, setelah melalui perundingan intensif selama beberapa pekan, Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman (MoU).
Kesepakatan tersebut mencakup perpanjangan gencatan senjata, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta tenggat negosiasi selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan final terkait program nuklir Iran.
Meski konflik antara Israel dan Iran mereda untuk sementara waktu, Israel tidak dilibatkan dan bukan merupakan pihak dalam kesepakatan tersebut. (*)







