Realitarakyat.com — Kementerian Keuangan Prancis mengonfirmasi terjadinya pembobolan siber pada sistem Direktorat Jenderal Keuangan Publik (DGFiP) yang mengakibatkan kebocoran data ratusan ribu warga dan pelaku profesional.
Insiden peretasan ini terungkap setelah pelaku dengan nama samaran ZeroBytes mengeklaim serangan tersebut dan menawarkan database curian di forum peretasan PwnForums pada 12 Agustus lalu.
“Investigasi mendalam sejak 12 Agustus 2026 menemukan bahwa titik akses ini telah digunakan untuk mengakses dan mengambil data 678 ribu orang dan profesional,” demikian pernyataan resmi Kementerian Keuangan Prancis, dilansir dari Bleeping Computer.
Berdasarkan hasil investigasi, data yang dicuri mencakup informasi perpajakan dan bisnis, seperti pajak penghasilan, rasio pajak keluarga, tarif pemungutan pajak, nama perusahaan, hingga nomor identifikasi bisnis (SIREN).
Kendati demikian, pihak kementerian memastikan bahwa kredensial pengguna, seperti ID dan kata sandi akun individu maupun profesional, tetap aman dan tidak ikut diretas.
Selain sistem perpajakan, pelaku juga mengeklaim berhasil menembus platform portal pertanahan nasional (SPDC) yang memuat catatan kepemilikan properti seluruh negeri.
Dari total potensi data 20 juta warga, peretas mengekstrak 252 ribu data milik lebih dari 2 juta orang sebelum akhirnya berhenti akibat kerumitan sistem.
Sebagai langkah penanggulangan, otoritas pajak Prancis langsung menutup akses ke sistem informasi sensitif tersebut. Investigasi gabungan saat ini tengah dilakukan bersama Badan Keamanan Siber Nasional Prancis (ANSSI), sementara Otoritas Perlindungan Data Prancis (CNIL) juga telah secara resmi dilaporkan.
Kementerian Keuangan Prancis memastikan akan segera mengirimkan pemberitahuan melalui surat resmi atau surel kepada seluruh pihak yang terdampak, memuat detail data yang bocor serta panduan langkah pencegahan.
Insiden ini menambah daftar panjang kasus pembobolan data lembaga pemerintah Prancis dalam beberapa bulan terakhir, menyusul serangan siber serupa yang sebelumnya menimpa badan ketenagakerjaan France Travail dan basis data nasional FICOBA. (*)







