Realitarakyat.com – Kualitas udara Kota DKI Jakarta tercatat tidak sehat pada Kamis (6/6) bagi.
Dalam laman IQAir yang diperbaharui pada pukul 05.00 WIB, kualitas udara DKI Jakarta berada pada poin 107 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 38 mikrogram per meter kubik.
Angka ini menunjukkan 7,6 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Rekomendasi kesehatan lainnya adalah masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.
Jakarta dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia, berada di urutan keempat setelah Pagak, Jawa Timur, lalu Tangerang dan Surabaya dengan indeks kualitas udara terburuk yakni masing-masing di angka 155, 132 dan 112.
Tetapi, bila dibandingkan dengan 116 negara lain, indeks kualitas udara di Jakarta berada di peringkat ketujuh yang terburuk.
Peringkat pertama kota paling berpolusi yakni Dubai (174), Kampala, Uganda (171) lalu Medan (169), Kinshasa, Kongo (144) dan Delhi, India (107).







