Realitarakyat.com – Kualitas udara DKI Jakarta menduduki peringkat kedua sebagai kota dengan udara terburuk di dunia setelah Kota Delhi, India dengan nilai 270 dengan kategori sangat tidak sehat, Sabtu (8/6).
Berdasarkan Indeks kualitas udara (AQI), DKI Jakarta berada di urutan kedua dengan angka 191 atau masuk dalam kategori tidak sehat.
Kemudian, kota dengan kualitas udara terburuk setelah DKI Jakarta, ada Kampala, Uganda dengan nilai 167, diikuti Dubai Uni Emirat Arab di peringkat keempat dengan nilai 166, peringkat kelima Kinshasa Kongo dengan nilai 163.
Selanjutnya ada Aljir, Algeria berada di peringkat keenam dengan nilai 141 serta Kota Santiago Cili berada di peringkat ketujuh dengan nilai 130.
Peringkat kedelapan ditempati Kairo, Mesir dengan nilai 122 dan peringkat kesembilan adalah Addis Ababa, Etiopia dengan nilai 112 dan peringkat ke-10 kota dengan udara terburuk di dunia pada Sabtu pagi adalah Lahore, Pakistan dengan nilai 111.
Disarankan masyarakat memakai masker saat keluar rumah, perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.







