DPR  

100 Sekolah di Lombok Dapat Revitalisasi dari APBN 2025, Lalu: Pendidikan Harus Jadi Investasi Utama

100 Sekolah di Lombok Dapat Revitalisasi dari APBN 2025, Lalu: Pendidikan Harus Jadi Investasi Utama
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani/Ist/Realitarakyat.com

Realitarakyat.com – Sebanyak 100 sekolah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat program revitalisasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyebutkan dari jumlah tersebut, 40 sekolah berada di Kabupaten Lombok Tengah.

Revitalisasi meliputi jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK dengan alokasi anggaran bervariasi antara Rp500 juta hingga Rp2 miliar, tergantung kondisi bangunan sekolah.

“Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendorong kualitas pendidikan yang lebih merata,” kata Hadrian dalam keterangannya, Minggu (21/9).

Hadrian menjelaskan, program revitalisasi satuan pendidikan 2025 merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang turut diperjuangkan DPR untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, memperkuat tata kelola, memberdayakan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pembelajaran.

Sebagai legislator dari Dapil NTB 2 Pulau Lombok, ia menyoroti kondisi sejumlah sekolah di Lombok Tengah yang memprihatinkan

“Ada bangunan yang kalau disentuh sedikit saja bisa roboh. Situasi ini harus jadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung dunia pendidikan, termasuk kewajiban mengalokasikan 20 persen anggaran dari APBD untuk sektor pendidikan.

“Jangan hanya fokus memperbaiki jalan atau irigasi. Investasi utama adalah dunia pendidikan,” ujarnya.