News  

Komcad Kementrans Dikirim Magang ke Jepang

Komcad Kementrans Dikirim Magang ke Jepang
Mentrans Iftitah Suryanegara

Realitarakyat.com – Komponen cadangan (Komcad) Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dikirim Menteri M. Iftitah Sulaiman Suryanagara untuk magang ke Jepang.

Tujuannya untuk mengembangkan keterampilan Komcad yang telah memperoleh pelatihan militer dan kemampuan tertentu.

Pernyataan itu disampaikan Iftitah ketika menghadiri Parade Penentuan Akhir Komcad Kementrans tahun 2025 di Pusdikku TNI AD Bandung. Ia juga mengapresiasi 300 peserta Komcad yang telah lolos seleksi panjang hingga dinyatakan resmi lulus.

“Mereka juga kami akan menjadi pilot project tenaga kerja pemagangan ke Jepang. Paling dibutuhkan oleh Jepang nomor satu itu etos kerja, mentalitas, determinasi, persistennya,” kata Iftitah di Pusdikku TNI AD, Bandung.

Iftitah menegaskan para peserta Komcad perlu menguasai bahasa asing sebelum berangkat magang ke Jepang. Pemerintah Jepang sendiri telah memberikan ruang luas untuk mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia Komcad Kementrans.

“Yang ketiga kompetensi kemampuan masing-masing. Begitu kemarin kami sampe bahwa kami sedang menyelenggarakan Komponen Cadangan, mereka sangat senang,” ucapnya.

Menurutnya, kerja sama magang meliputi sektor pertanian, perikanan, peternakan, kelautan, hingga pariwisata. Bidang konstruksi, keperawatan, kesehatan, dan pendidikan juga termasuk dalam ruang lingkup kerja sama dengan Jepang.

“Bulan ini dari Jepang, dari asosiasi penyaluran tenaga kerja, ke kami akan melakukan MoU. Ada 24 bidang yang kemarin yang sangat menonjol, pertanian, karena Jepang sekarang importir pangan 40 persen,” ujarnya.

Kasubdit Rendia Komcad Dit Sumdahan Pothan Kemhan Ferry Firmansyah mengapresiasi inisiatif Komcad Kementrans yang digagas bersama TNI AD. Menurutnya, ini merupakan angkatan pertama yang menjalani pelatihan resmi melalui dukungan penuh Kodiklat TNI AD.

“Penilaian dalam latihan dasar ada tiga. Pertama intelektual, kemudian dari segi jasmani, dan kepribadian, yang akan diambil, menyesuaikan dengan pendidikan,” katanya.

Komcad Kementrans hadir sebagai bagian transformasi transmigrasi modern yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan. Peserta berasal dari Papua Selatan, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, hingga Aceh.

Saat ini, peserta Komcad Kementrans sedang menjalani pendidikan militer dasar selama dua bulan di Kodiklat TNI AD. Mereka ditempatkan berdasarkan latar pendidikan, lulusan SMP menjadi Tamtama, SMA sebagai Bintara, dan Sarjana sebagai Perwira.

Program Komcad bukan bentuk militerisme, melainkan amanat konstitusi Pasal 30 UUD 1945 tentang bela negara. Program ini menjadi bukti bahwa transmigrasi modern menitikberatkan pembangunan manusia sebagai inti, bukan sekadar pemindahan penduduk. ***