Realitarakyat.com – Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, menyatakan akan segera menemui Kapolda Sumbar untuk membahas penindakan terhadap pelaku penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Salah satu modus yang digunakan para pelaku adalah kendaraan dengan tangki modifikasi, atau yang dikenal masyarakat dengan istilah lansir.
“Saya bersama Pertamina akan berkoordinasi dengan Kapolda Sumbar terkait penegakan hukum bagi pelaku penyelewengan BBM subsidi ini,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu saat melakukan inspeksi mendadak di salah satu SPBU di Kota Padang.
Langkah Andre menyusul pemblokiran 3.500 nomor polisi kendaraan di Sumbar yang terindikasi menyelewengkan BBM subsidi. Menurutnya, praktik tersebut merugikan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kelangkaan. “Tindakan seperti ini harus dihentikan dengan penegakan hukum yang tegas,” tegasnya.
Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga, Fakhri Rizal Hasibuan, menjelaskan bahwa pemblokiran dilakukan melalui sistem digitalisasi MyPertamina untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran. Selain itu, Pertamina juga memberikan surat peringatan, sanksi, dan pembinaan kepada 54 SPBU di Sumbar sepanjang 2025 yang terbukti melakukan pelanggaran distribusi.
Andre berharap koordinasi antara Pertamina dan Polda Sumbar dapat memastikan distribusi BBM subsidi kembali sesuai peruntukan. “Masyarakat yang berhak harus benar-benar mendapatkan manfaat dari subsidi ini,” pungkasnya.(Ess)







