Helwa Bachmid Bongkar Alasan Menikah Siri dengan Habib Bahar, Kini Merasa Ditelantarkan

Helwa Bachmid Bongkar Alasan Menikah Siri dengan Habib Bahar, Kini Merasa Ditelantarkan

Realitarakyat.com – Nama Helwa Bachmid kembali menjadi sorotan publik setelah ia mengaku sebagai istri siri dari penceramah Habib Bahar bin Smith. Dalam pengakuannya, Helwa menyebut selama satu tahun pernikahan dirinya merasa ditelantarkan dan tidak mendapat perlakuan sebagaimana mestinya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @helwabachmid_, pada Kamis (20/11/2025), Helwa akhirnya buka suara mengenai alasan awal dirinya menerima lamaran Habib Bahar. Ia mengaku keputusan itu didasari niat tulus untuk mendapatkan pasangan sekaligus imam yang baik.

“Pertama, alasan aku menikah sama HBS karena awalnya aku pikir dia orang baik. Menurut HBS, dia penceramah duda yang sudah bercerai. Aku hanya sempat melihat surat permohonan cerai sekali lewat WA,” tulis Helwa.

Helwa menambahkan, dirinya sempat menolak lamaran Habib Bahar secara langsung. Namun, sikap sang habib yang merayu dan membujuk membuatnya luluh.

“Aku menolaknya di depan HBS, disaksikan mama aku. Aku menangis, lalu HBS datang memeluk kaki aku dan membujuk untuk menikah. Entah kenapa hati aku luluh dan berpikir dia bisa jadi sosok ayah yang baik,” ungkapnya.

Helwa menegaskan bahwa pernikahan siri tersebut ia jalani dengan niat baik, bukan karena tergiur janji-janji manis. Menurutnya, janji dari Habib Bahar baru muncul setelah pernikahan berlangsung, mulai dari mobil, umrah, hingga rumah untuk ibunya.

Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Helwa mengaku hanya sehari setelah menikah, Habib Bahar mengungkapkan bahwa dirinya telah kembali rujuk dengan istri pertamanya, Fadlun.

“Nikah baru satu hari, HBS bilang kalau dia sama Fadlun sudah balikan alias rujuk,” tandas Helwa.

Pengakuan Helwa ini menambah panjang kontroversi seputar kehidupan pribadi Habib Bahar bin Smith. Publik pun ramai membicarakan kisah rumah tangga siri tersebut, terutama setelah Helwa mengaku merasa ditelantarkan dan tidak mendapat hak sebagai seorang istri.(Din)