Realitarakyat.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat pemantauan kondisi cuaca guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah.
“Dalam beberapa hari ini cuaca di berbagai daerah di Indonesia mengalami curah hujan yang tinggi. Kami minta untuk terus memonitor laporan ramalan cuaca terutama yang berkaitan dengan cuaca ekstrem di sebagian daerah,” kata Tomsi dalam keterangannya, Selasa (23/12).
Arahan tersebut disampaikan Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Kantor Pusat Kemendagri. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Tomsi mengingatkan pemerintah daerah agar mengambil pelajaran dari kejadian banjir di sejumlah wilayah Sumatra.
Menurutnya, curah hujan tinggi tidak hanya berdampak pada meluapnya sungai, tetapi juga memicu endapan lumpur serta kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur.
“Kami berharap bahwa dengan kondisi seperti ini teman-teman kepala daerah beserta dinas-dinasnya bisa mengantisipasi,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, ia mendorong pemda melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya yang dibutuhkan dalam penanganan darurat.
Selain potensi bencana, Tomsi juga menyoroti dampak hujan lebat terhadap sektor pertanian, khususnya hasil panen. Ia menilai kondisi tersebut berpengaruh langsung terhadap ketersediaan bahan pangan di daerah.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah untuk memahami dinamika harga komoditas pangan di wilayah masing-masing, mengingat lonjakan harga dapat berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.
“Nah, ini yang kita upayakan supaya harga-harga bisa terkendali dengan sebaik-baiknya,” kata Tomsi.
Ia menegaskan perlunya komitmen kuat dari pemda dalam menjaga stabilitas harga, terutama menjelang sejumlah agenda besar nasional seperti Natal dan Tahun Baru, Ramadhan, serta Idul Fitri.
Dalam rapat tersebut, Tomsi juga melakukan dialog dengan beberapa pemerintah daerah yang melaporkan kenaikan harga sejumlah komoditas.
Diskusi itu difokuskan pada identifikasi penyebab kenaikan harga serta langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan untuk menanganinya.[prs]







