BPJT Ingatkan Masyarakat Puncak Arus Mudik dan Balik Akan Terjadi dalam Dua Gelombang

BPJT Ingatkan Masyarakat Puncak Arus Mudik dan Balik Akan Terjadi dalam Dua Gelombang

Realitarakyat.com – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memprediksi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026 terjadi dua gelombang.

Melansir Instagram @pupr_bpjt, badan tersebut mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan mudik pada waktu puncak pergerakan kendaraan.

Waktu puncak itu, menurut BPJT berpotensi memicu kemacetan di sejumlah ruas tol utama, seperti Tol Trans Jawa.

BPJT memprediksi puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026 akan terjadi sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 14-15 Maret 2026.

Sedangkan puncak arus pergerakan kendaraan mudik gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026.

Sementara itu, gelombang pertama puncak arus balik lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026, sedangkan gelombang keduanya tanggal 28–29 Maret 2026.

BPJT memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada 14–15 Maret 2026.

BPJT mengimbau masyarakat untuk memperhatikan puncak pergerakan arus mudik agar tidak menyebabkan kemacetan parah selama mudik.

Sebelumnya, saat rapat kabinet paripurna, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengusulkan penerapan work from anywhere (WFA) kepada aparatur sipil negara (ASN) dengan tujuan agar mereka bisa pulang ke kampung halaman tanpa menunggu hari cuti yang sudah ditetapkan karena bertepatan dengan puncak arus mudik lebaran. ***