Realitarakyat.com – Jumlah korban jiwa akibat agresi militer Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 kini dilaporkan telah mencapai 72.549 orang.
Berdasarkan data terbaru dari sumber medis di wilayah tersebut pada Minggu (19/4), tercatat pula sebanyak 172.274 warga mengalami luka-luka.
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, rumah sakit di Gaza melaporkan telah menerima delapan jenazah warga Palestina dan 24 korban luka tambahan.
Kondisi krisis kemanusiaan semakin memburuk pasca-berakhirnya gencatan senjata 11 Oktober lalu, di mana jumlah korban tewas melonjak hingga 773 orang dengan 2.171 lainnya terluka dalam periode singkat tersebut.
Hingga saat ini, proses evakuasi masih menghadapi kendala besar.
Otoritas kesehatan setempat menyebutkan ribuan warga Palestina diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan atau tergeletak di jalanan yang sulit dijangkau.
“Petugas tanggap darurat mengalami kesulitan ekstrem untuk menjangkau para korban akibat minimnya peralatan evakuasi untuk mengangkut puing-puing bangunan,” ungkap sumber medis tersebut.
Selain jatuhnya korban baru, upaya pencarian terus dilakukan di area terdampak.
Selama periode pasca-gencatan senjata saja, tim penyelamat telah berhasil menemukan 761 jasad warga dari balik puing-puing, sementara operasi penyelamatan total masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur dan blokade yang terus berlangsung. (*)







