Realitarakyat.com — Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menegaskan bahwa penyusunan Anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) Tahun 2027 harus tepat sasaran.
Komisi II mendorong agar alokasi anggaran tersebut diprioritaskan untuk memperkuat pelayanan publik serta mendukung penuh program-program strategis Presiden.
Hal tersebut disampaikan Rifqinizamy saat membuka Rapat Kerja Komisi II DPR RI terkait pembicaraan pendahuluan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP-KL) Tahun 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Rapat ini fokus menghimpun paparan awal kebutuhan anggaran dari masing-masing mitra kerja untuk diteruskan ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
“Hari ini seluruh komisi di DPR RI melaksanakan tugas rapat dengan mitra kerja untuk membahas RKA-KL dan RKP-KL tahun 2027, yang hasilnya nanti akan kami sampaikan ke Badan Anggaran,” ujar Rifqinizamy.
Anggota Komisi II DPR RI, Bob Andika Mamana Sitepu, menambahkan bahwa usulan pagu indikatif yang dipaparkan oleh kementerian dan lembaga harus mencerminkan visi kepala negara.
Ia mengingatkan bahwa anggaran birokrasi wajib digunakan secara efektif demi menyukseskan agenda prioritas pemerintah.
“Yang disusun ini adalah program rencana Presiden, bukan program rencana kementerian lembaga,” kata Bob.
Dalam rapat tersebut, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menyoroti rencana rekrutmen manajer Koperasi Merah Putih di tingkat desa. Bob meminta proses seleksi dilakukan secara ketat guna memastikan para manajer memiliki kompetensi yang memadai.
Lebih lanjut, dukungan anggaran yang memadai juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten dan berintegritas, khususnya melalui penguatan fungsi Kementerian PANRB, BKN, dan LAN. (ndi)







