Respons Pidato Sultan di Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, Pengamat Soroti Kemajuan Diplomasis DPD

Respons Pidato Sultan di Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, Pengamat Soroti Kemajuan Diplomasis DPD
Pengamat politik Lucius Karus. //net

Realitarakyat.com — Pengamat politik Lucius Karus menilai pidato Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dalam Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 menandai era baru peran DPD yang semakin strategis dalam menyelaraskan aspirasi daerah dengan kebijakan nasional.

Lucius menyampaikan di Jakarta, Sabtu (15/8/2026), bahwa Sultan menggunakan pendekatan konstruktif dengan tidak mempertentangkan kepentingan daerah dan pusat, melainkan membangun sinergi sebagai satu kesatuan pembangunan nasional.

Pidato tersebut menegaskan komitmen DPD untuk mengawal agenda pembangunan agar terlaksana secara merata hingga ke tingkat desa dan wilayah terluar.

Salah satu bukti konkret penguatan peran tersebut adalah masuknya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026 setelah diperjuangkan DPD sejak 2017.

Menurut Lucius, RUU ini menjadi legacy penting bagi tata kelola pembangunan berbasis karakter negara kepulauan.

Ia menambahkan, tantangan terbesar DPD ke depan adalah memastikan gagasan legislasi dan pengawasan tersebut tidak sekadar menjadi narasi politik, melainkan menghasilkan kebijakan nyata yang menghadirkan keadilan bagi daerah. (ndi)