Realitarakyat.com — Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, tidak ingin terlibat dalam persoalan dugaan pelanggaran aturan finansial yang menjerat mantan klubnya, Manchester City.
Mancini menegaskan, kasus yang berkaitan dengan Manchester City merupakan urusan klub dan bukan tanggung jawabnya. Ia juga menyebut persoalan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Itu bukan masalah saya. Ini bukan hal baru karena masalah ini sudah dibicarakan selama empat atau lima tahun terakhir,” ujar Mancini, dikutip dari The Guardian, Selasa(29/9/2026).
Manchester City menghadapi proses hukum terkait dugaan pelanggaran aturan finansial Liga Inggris. Dalam perkembangan kasus tersebut, komisi independen disebut telah menyatakan klub bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan.
Meski demikian, proses hukum belum sepenuhnya berakhir dan sanksi terhadap Manchester City belum ditetapkan. Klub juga diperkirakan menempuh upaya banding.
Mancini memiliki kaitan dengan periode yang menjadi bagian dari penyelidikan tersebut. Ia menangani Manchester City pada 2009-2013.
Selama berada di Etihad Stadium, Mancini membawa Manchester City meraih sejumlah prestasi penting. Salah satunya adalah gelar Liga Inggris 2011-2012, yang menjadi gelar liga pertama klub tersebut dalam 44 tahun. Ia juga mempersembahkan Piala FA.
Salah satu aspek yang dipersoalkan dalam kasus finansial tersebut berkaitan dengan dugaan ketidakakuratan informasi mengenai pembayaran kepada pemain dan pelatih.
Karena periode yang diperiksa mencakup masa kepemimpinannya, Mancini turut ditanya mengenai dugaan keberadaan kontrak ganda yang berkaitan dengan dirinya.
Namun, mantan pelatih Manchester City itu kembali menegaskan bahwa persoalan tersebut berada di luar tanggung jawabnya.
“Dugaan kontrak ganda itu bukan urusan saya. Itu masalah mereka, bukan masalah saya,” kata Mancini.(Din)







