Realitarakyat.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkap bahwa kondisi kesehatannya kini lebih baik setelah menjalani tindakan medis pada akhir pekan.
Maruarar menyampaikan hal tersebut saat menghadiri rapat evaluasi kinerja dan strategi penyaluran rumah subsidi di kantor BP Tapera, Senin (21/9/2026).
“Sekarang tambah sehat karena ngeblok beberapa persen, sekarang udah gak ngeblok lagi. Jadi lebih sehat. Supaya tambah sehat ya kita, mohon doanya,” ujar Maruarar.
Ia mengatakan tindakan medis tersebut dilakukan pada Sabtu siang. Setelah menjalani perawatan, ia diperbolehkan pulang pada Minggu pagi dan kembali bekerja pada Senin.
“Saya masuk di rumah sakit hari Sabtu, siang dikerjakan. Hari Minggu pagi udah boleh pulang. Hari Senin udah kerja,” katanya.
Maruarar tidak menjelaskan secara rinci mengenai tindakan medis yang dijalaninya. Ia hanya menyebut penanganan tersebut dilakukan oleh dokter yang dipercaya.
“Puji Tuhan lah kita punya dokter yang bagus, namanya Prof Heri. Luar biasa, dia dua minggu di Jakarta, tiga minggu di Belanda. Belanda ya, bagus. Jadi kita percaya dokter kita juga bagus,” ujar dia.
Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar di tengah agenda pemerintah mempercepat penyaluran rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Hingga 21 September 2026, realisasi FLPP tercatat 154.034 unit dari target 350.000 unit atau sekitar 44 persen. Pemerintah masih mengejar sisa target tersebut hingga akhir tahun.
Maruarar sebelumnya juga mendorong percepatan penyaluran dengan menyiapkan sejumlah strategi, termasuk pemanfaatan kembali rumah subsidi yang belum ditempati untuk mendukung pencapaian target pemerintah.
Di tengah agenda tersebut, Maruarar memastikan dirinya telah kembali menjalankan aktivitas pekerjaan setelah menjalani tindakan medis pada akhir pekan.(Arp)







