Realitarakyat.com – Menteri Perindustrian (Menperin) yang baru dilantik, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa sektor industri harus berfungsi sebagai daya ungkit utama (leverage) bagi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas penyerapan lapangan kerja.
Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji usai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sekjen DPP Partai Golkar ini mengakui tugas barunya cukup berat dan berkomitmen untuk mengidentifikasi serta membenahi berbagai persoalan industri secara bertahap.
Sarmuji memprioritaskan sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi dan potensi penggerak ekonomi yang kuat, seperti industri alas kaki dan tekstil.
Dalam menjalankan tugasnya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian, mulai dari koordinasi hulu investasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi, kebijakan impor dengan Kementerian Perdagangan, hingga penyediaan insentif bersama Kementerian Keuangan.
Pelantikan Sarmuji ini merupakan bagian dari perombakan kabinet (reshuffle) terbaru di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo, yang turut melantik sejumlah pejabat tinggi negara lainnya di Istana Kepresidenan. (*)







