DPR  

Raih Runner Up di Thomas Cup 2022, Apresiasi Hetifah Untuk Merah Putih

golkar
Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Pendidikan dan Layanan Psikologi Hetifah Sjaifudian /net

Realitarakyat.com – Dalam Thomas Cup 2022, Indonesia hanya harus puas dengan posisi runner up lantaran kalah di final dengan India pada score 0-3, pada 15 Mei 2022.

Kendati demikian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjafudian tetap mengapresiasi perjuangan Mohammad Ahsan, Kevin Sanjaya Sukamuljo dkk. Apalagi untuk meraih posisi runner up tersebut, Tim Merah Putih melalui berbagai pertandingan dramatis dengan lawan yang berat yaitu dengan China pada babak quarter final, Jepang pada babak semifinal, dan India yang menjadi kuda hitam pada laga puncak.

“Selamat atas perjuangan Indonesia di Thomas Cup 2022. Meskipun harus berbagi tugas dengan skuat SEA Games, tim nasional Indonesia yang diwakilkan oleh Kevin dan Ahsan tetap berupaya menampilkan performa terbaiknya. Jangan patah semangat, berlatih lebih giat lagi,” ujar Hetifah dalam keterangannya, Senin (16/5).

Lebih lanjut, Hetifah menjelaskan, hasil runner up di Thomas Cup bisa menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, pada kemenangan Indonesia di Thomas Cup tahun 2021, Indonesia tidak bisa mengibarkan bendera di podium karena sanksi WADA. Praktis, setelah masa penantian selama hampir dua dekade, baru hari ini merah putih kembali berkibar di Thomas Cup.

“Tahun lalu menjadi momen pukulan bagi kita semua. Karena walaupun menang setelah hampir dua dekade, Indonesia tidak bisa mengibarkan bendera. Kini, merah putih berkibar dengan megahnya. Selanjutnya, semoga lagu Indonesia juga dikumandangkan di posisi 1,” tambahnya.

“Terlepas dari hasil Thomas Cup yang belum meraih emas, Indonesia tetap menunjukkan taringnya walau pada saat bersamaan, Timnas Badminton dipecah di Sea Games. Hal ini menunjukkan bahwa secara kuantitas atlet kita terus beregenerasi dan secara kualitas terus meningkat,” tambah legislator Dapil Kaltim tersebut.

Terakhir, Hetifah harap pembinaan atlet yang berjenjang dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Undang Undang Keolahragaan No 11 tahun 2022 dapat diimplementasikan dengan baik.

“Dalam DBON dan UU Keolahragaan sudah disiapkan ekosistem pembinaan berjenjang dan target prestasi. Saya berharap badminton dan cabor lain mencetak prestasi lebih banyak lagi,” tandasnya.[prs]