Realitarakyat.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI menargetkan penyelesaian sejumlah regulasi krusial pada tahun ini.
Fokus utama prioritas legislasi tersebut mencakup Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) hingga RUU tentang Hak Cipta.
Dasco menjelaskan bahwa proses penyusunan draf di Badan Legislasi (Baleg) telah dimulai.
Mengingat urgensi dan besarnya perhatian publik terhadap aturan-aturan tersebut, DPR berkomitmen untuk segera merampungkannya.
“Kita targetkan tahun ini. Targetnya Insya Allah dapat diselesaikan,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).
DPR RI dijadwalkan menggelar Rapat Paripurna pada Kamis (12/3) esok. Salah satu agenda utamanya adalah pengambilan keputusan untuk menyetujui RUU PPRT dan RUU Hak Cipta sebagai usul inisiatif DPR RI.
Setelah disetujui, kedua RUU tersebut akan masuk ke tahap pembahasan pokok bersama pemerintah hingga proses pengesahan.
Selain PPRT dan Hak Cipta, Baleg DPR juga tengah memproses beberapa regulasi besar lainnya, antara lain:
-RUU Ketenagakerjaan: Baleg akan membentuk tim bersama serikat pekerja guna memastikan substansi undang-undang sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
-RUU Perampasan Aset & RUU Satu Data: DPR akan menggelar uji publik untuk menyerap aspirasi masyarakat secara luas.
Terkait RUU Satu Data, Dasco menyoroti pentingnya sinkronisasi informasi antar-lembaga negara.
Belajar dari pengalaman penanganan bencana sebelumnya, perbedaan data antar-kementerian seringkali menyebabkan ketidaksinkronan eksekusi di lapangan.
“Data satu kementerian dengan kementerian lain seringkali berbeda, sehingga di lapangan terjadi ketidaksinkronan. Ini yang ingin kita perbaiki melalui RUU Satu Data,” pungkas Dasco.[prs]






