DPR  

Kajian Pemotongan Gaji Anggota DPR RI Sedang Didalami

Kajian Pemotongan Gaji Anggota DPR RI Sedang Didalami

Realitarakyat.com – Pemerintah sedang mendalami kajian pemotongan gaji anggota DPR RI sebagaimana diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Jakarta, Selasa (17/3/2026) malam.

“Sedang kita detailkan kajiannya,” kata Prasetyo Hadi.

Namun demikian ia menjelaskan, perang di Timur Tengah hingga saat ini tidak akan berdampak signifikan ke Indonesia. Sebab, saat ini berbagai kebutuhan Indonesia yang melalui wilayah perang telah berangsur berjalan normal.

Prasetyo mengatakan, ketersediaan stok BBM nasional cukup hingga 21 hari. Ini merupakan kapasitas dari tempat penampung BBM.

“Dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir, karena itu stok aman. Stok cadangan kita sekian hari itu, bukan berarti setelah itu habis minyaknya, itu kan mekanisme yang storage penyimpanan yang begitu kosong ya di diisi lagi, begitu kosong diisi lagi,” ujarnya.

Wacana pemotongan gaji DPR pertama kali disampaikan langsung Presiden Prabowo Subianto. Dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026, Presiden mengusulkan penghematan besar-besaran dilakukan seluruh jajaran pemerintahan.

Penghematan yang dimaksud Kepala Negara meliputi penggunaan BBM dengan menerapkan kebijakan WFH (Work From Home, bekerja dari rumah). Penghematan juga perlu dilakukan dengan mengkaji pemotongan gaji para pejabat negara, termasuk para anggota DPR. ***