Realitarakyat.com — Pemerintah mengerahkan 64 unit pesawat dan 54.394 personel gabungan untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan armada udara dan tim darat terus dikerahkan sejak Agustus guna memadamkan api, mengurangi dampak asap, serta melindungi masyarakat.
Dukungan udara terdiri atas 55 pesawat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan sembilan pesawat TNI yang difokuskan untuk operasi water bombing.
Sementara itu, puluhan ribu personel gabungan dari TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, BPBD, Manggala Agni, hingga relawan dikirim ke enam provinsi terdampak utama, dengan konsentrasi terbesar di Kalimantan Barat (14.759 personel) dan Riau-Kepri (14.382 personel).
Seskab mengungkapkan bahwa kondisi lahan gambut dan luasnya wilayah menjadi tantangan utama pemadaman di lapangan.
Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan per Sabtu (19/9/2026), secara nasional terdeteksi 1.323 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi, naik signifikan dari 546 titik pada hari sebelumnya. (*)







