Realitarakyat.com – Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, melontarkan respons keras terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menuduhnya melakukan antisemitisme dan bersahabat dengan Hamas dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, New York, Jumat (25/9).
Konfrontasi tersebut bermula ketika Netanyahu dalam pidatonya mengklaim warga keturunan Yahudi di New York City merasa tidak aman sejak Mamdani menjabat pada Januari 2026.
Netanyahu juga menuduh Mamdani berusaha membungkamnya serta menyebarkan kebohongan terkait tuduhan genosida terhadap Israel.
Menanggapi hal itu, Mamdani menegaskan bahwa Netanyahu kembali memanfaatkan panggung PBB untuk menyebarkan kebohongan demi menutupi kejahatan perang di Palestina.
Ia juga mengingatkan status hukum internasional Netanyahu yang masih menjadi buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sejak 2024 atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
“Tidak ada kebohongan yang dapat mengubah fakta bahwa ia tetap menjadi subjek surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional,” tegas Mamdani, dikutip dari Times of Israel.
Pidato Netanyahu di Sidang Umum PBB sendiri diwarnai aksi boikot, di mana sekitar 77 delegasi negara peserta memilih walk out dan absen saat ia menyampaikan pidatonya. (*)







