Realitarakyat.com – DPP Partai NasDem mendukung strategi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menilai alokasi anggaran untuk kepentingan rakyat dalam APBN 2027 cukup besar.
Sahroni mengatakan anggaran negara harus digunakan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Karena apa gunanya APBN surplus kalau tidak di-spending untuk rakyat. Karena duit rakyat ya harus digunakan untuk kepentingan rakyat,” kata Sahroni di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Menurut Sahroni, sektor-sektor yang menjadi prioritas dalam APBN 2027 harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menilai belanja negara perlu sekaligus memperkuat fondasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Baik melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor padat karya, ketahanan pangan, pendidikan, riset-inovasi, kesehatan, lingkungan, penegakan hukum, sampai pembangunan ekonomi di berbagai daerah,” katanya.
Sahroni menekankan agar anggaran yang telah direncanakan tidak berhenti pada alokasi, tetapi dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat.
Sahroni juga menyatakan akan ikut memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara tepat sasaran.
“Pokoknya, kata dia, setiap anggaran yang telah direncanakan dan akan dibelanjakan harus terasa dalam kehidupan masyarakat,” demikian pernyataannya.
DPR RI sebelumnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 menjadi Undang-Undang melalui Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 pada Selasa (29/9/2026).
Seluruh fraksi dalam rapat tersebut menyatakan persetujuan terhadap RUU APBN 2027.
Dalam APBN 2027 yang disahkan, belanja negara ditetapkan sebesar Rp4.106,26 triliun, naik Rp9,07 triliun dari postur sebelumnya sebesar Rp4.097,19 triliun.
“Bertambahnya belanja negara untuk menopang berbagai program kerja prioritas nasional,” kata Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah.
Belanja negara tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp3.371,26 triliun dan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun.
Sementara itu, pendapatan negara dalam APBN 2027 disepakati sebesar Rp3.435,10 triliun.
Dengan postur tersebut, Sahroni menilai pengelolaan anggaran perlu dikawal agar alokasi yang telah ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“DPP Partai NasDem akan memastikan anggaran yang besar itu tepat sasaran dan tidak ada kebocoran nantinya,” kata Sahroni.[prs]







