Waduh, Setiap Detik Dunia Kelihangan Lahan Sehat Seluas Empat Lapangan Bola Karena Berubah Jadi Gurun Pasir

china
Jalan Tol Gurun Xinjiang/Net

Realitarakyat.com – Setiap detik dunia kehilangan lahan sehat  seluas empat lapangan bola karena berubah menjadi gurun pasir.

Sedangkan setiap tahun diperkirakan 100 juta hektar lahan sehat hilang karena berubah menjadi gurun pasir.

Perihal perubahan lahan subur menjadi gurun tersebut, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga memiliki datanya.

Maka, pada setiap 17 Juni dunia memeringatinya sebagai Hari Memerangi Penggurunan dan Kekeringan Sedunia yang dilakukan sejak tahun 1994.

Menurut Anadolu, data PBB mengungkapkan bahwa sejak tahun 1900 kekeringan telah menewaskan sedikitnya 11 juta orang dan berdampak pada lebih dari 2 miliar orang.

Hari Dunia untuk Memerangi Penggurunan dan Kekeringan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang penggurunan, degradasi lahan dan kekeringan.

Tahun ini hari tersebut akan ditandai dengan tema, “Bersatu untuk Tanah: Warisan Kita. Masa Depan Kita”. Tema ini bertujuan untuk memobilisasi semua segmen masyarakat untuk mendukung pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

Menurut Konvensi PBB untuk Memerangi Penggurunan (UNCCD), hampir 84 persen dari seluruh ekosistem darat menghadapi risiko kebakaran hutan akibat kekeringan.

Di wilayah dengan pertumbuhan penduduk yang cepat dan tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim akan semakin meningkatkan risiko kekeringan.

Proyeksi masa depan

Lebih dari 70 persen negara mendefinisikan dampak kekeringan dan perubahan iklim sebagai masalah keamanan nasional.

Migrasi juga dianggap sebagai masalah keamanan nasional. Diperkirakan pada tahun 2045, 135 juta orang akan mengungsi karena penggurunan.

Bank Dunia memperkirakan bahwa pada tahun 2050, faktor-faktor seperti kekeringan, kelangkaan air, penurunan produktivitas tanaman, naiknya permukaan air laut, dan kepadatan penduduk yang ekstrem dapat memaksa sekitar 216 juta orang untuk bermigrasi.

Peringatan kekeringan

Saat ini, 3,6 miliar orang tinggal di daerah yang mengalami kelangkaan air setidaknya satu bulan setiap tahunnya. Pada tahun 2050, diperkirakan 4,8 hingga 5,7 miliar orang akan tinggal di daerah seperti itu.

Dalam 100 tahun terakhir, 44% kekeringan, yang berdampak pada lebih dari tiga perempat populasi dunia, terjadi di Afrika. Selain itu, dari 134 kejadian kekeringan dalam 20 tahun terakhir, 70 di antaranya terjadi di Afrika.

Diperkirakan bahwa dua pertiga lahan di Afrika telah terdegradasi, yang berdampak pada sekitar 485 juta orang.***